Jadwal dan Lokasi Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2017 - BNP2TKI

Jadwal dan Lokasi SKD BNP2TKI
Menindaklanjuti Pengumuman Nomor Peng.02/SU/IX/2017 tanggal 30 September 2017 tentang Hasil Seleksi Administrasi dalam rangka Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Tahun Anggaran 2017, bersama ini diumumkan hal-hal sebagai berikut :
  1. Jadwal, lokasi tes dan daftar nama peserta yang akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) adalah sebagaimana yang tercantum dalam Lampiran I pengumuman ini. Peserta wajib membawa Kartu Tanda Penduduk/Surat Keterangan pengganti identitas yang telah disahkan oleh pejawab berwenang dan Kartu Peserta Ujian yang dicetak dari laman https://sscn.bkn.go.id
  2. Seluruh Peserta yang akan mengikuti SKD wajib mentaati tata tertib pelaksanaan sebagaimana yang tercantum pada Lampiran II pengumuman ini
  3. Kelulusan peserta pada setiap tahapan tes ditentukan oleh kemampuan dan kompetensi peserta. Apabila ada pihak/oknum yang menawarkan jasa dengan menjanjikan untuk dapat diterima menjadi CPNS di lingkungan BNP2TKI dengan meminta imbalan tertentu, maka perbuatan tersebut adalah PENIPUAN dan Panitia tidak bertanggung jawab atas perbuatan pihak/oknum tersebut. Kepada para peserta, keluarga, dan masyarakat dilarang memberikan sesuatu dalam bentuk apapun yang dilarang dalam peraturan perundang-undangan terkait pelaksanaan seleksi CPNS BNP2TKI.
Demikian pengumuman ini disampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

Lampiran Jadwal dan Lokasi dan Peserta SKD
Pengumuan CPNS BNP2TKI Tahun 2017
Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 62 tanggal 31 Agustus tahun 2017 tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di lingkungan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Tahun Anggaran 2017, membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia yang memenuhi syarat untuk ditugaskan di lingkungan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia.

I. UNIT KERJA YANG MENDAPATKAN ALOKASI FORMASI (ALOKASI PENEMPATAN) CPNS BNP2TKI

1. BIRO PERENCANAAN DAN ADMINISTRASI KERJA SAMA;
2. BIRO KEUANGAN DAN UMUM;
3. DIREKTORAT KERJA SAMA LUAR NEGERI;
4. DIREKTORAT PEMETAAN DAN HARMONISASI KUALITAS TENAGA KERJA LUAR NEGERI II;
5. DIREKTORAT SOSIALISASI DAN KELEMBAGAAN PENEMPATAN;
6. DIREKTORAT PELAYANAN PENEMPATAN PEMERINTAH;
7. DIREKTORAT PELAYANAN PENGADUAN;
8. DIREKTORAT MEDIASI DAN ADVOKASI;
9. INSPEKTORAT;
10. BP3TKI TANJUNG PINANG;
11. BP3TKI PEKANBARU;
12. BP3TKI SERANG;
13. BP3TKI BANDUNG;
14. BP3TKI SEMARANG;
15. BP3TKI DENPASAR;
16. BP3TKI MATARAM;
17. BP3TKI KUPANG;
18. BP3TKI PONTIANAK;
19. BP3TKI NUNUKAN;
20. LP3TKI SURABAYA.


II. RINCIAN FORMASI JABATAN CPNS BNP2TKI






III. KRITERIA PELAMAR DAN PERSYARATAN CPNS BNP2TKI 

III. 1. Kriteria Pelamar

a. Kriteria pelamar dari jenis formasi jabatan yang dibutuhkan sebagai berikut :

1. Formasi Cumlaude, adalah alokasi formasi bagi pelamar lulusan Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta terakreditasi A/Unggul dan program studi yang terakreditasi A/Unggul pada saat lulus dan dibuktikan dengan keterangan lulus CumlaudeAdengm Pujian pada ijazah atau transkrip nilai;

2. Formasi Disabilitas, adalah alokasi formasi bagi pelamar yang menyandang disabilitas/berkebutuhan khusus dengan kriteria mampu menganalisis, mengetik, menyampaikan buah pikiran dan berdiskusi;

3. Formasi Putra/Putri Papua dan Papua Barat, adalah alokasi formasi bagi pelamar Putra/Putri Papua dan Papua Barat dengan kriteria :
  • Menamatkan pendidikan Sekolah Dasar atau yang sederajat, Sekolah Menengah Pertama atau yang sederajat dan Sekolah Menengah Atas atau yang sederajat di wilayah Papua dan Papua Barat, dibuktikan dengan fotokopi ij azali; atau 
  • Garis keturunan orang tua (bapak) asli Papua dan Papua Barat, dibuktikan dengan Surat Akta Kelahiran pelamar, fotokopi KTP bapak (ayah kandung) dan surat keterangan hubungan keluarga dari kelurahan/desa. 
4. Formasi umum, adalah alokasi formasi bagi pelamar yang tidak termasuk dalam kriteria angka 1,2 dan 3 di atas.

b. Pelamar sebagaimana dimaksud huruf a wajib memenuhi persyaratan sebagaimana yang ditetapkan panitia seleksi.

III.2 Persyaratan Pelamar

a. Warga Negara Indonesia, yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila. Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI);
b. Usia paling rendah 18 (delapan belas) tahun pada tanggal 1 September 2017 dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun pada tanggal 1 Desember 2017;
c. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih;
d. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS. prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;
e. Tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia;
f. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;
g. Sehat jasmani dan rohani;
h. Tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang atau sejenisnya (Surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPZA dari Rumah Sakit Pemerintah setempat yang masih berlaku wajib dilengkapi setelah peserta dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir);
i. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
j. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan Jabatan dengan kriteria sebagai berikut:
  1. Pelamar Formasi Umum dan Disabilitas, memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 (dua koma tujuh lima) dalam skala 4,00 (empat koma nol) bagi lulusan Perguruan Tinggi Negeri, atau minimal 3,00 dalam skala 4.00 (empat koma nol) bagi lulusan perguruan tinggi swasta dengan program studi yang terakreditasi minimal B/Sangat Baik dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) pada saat ijazah tersebut dikeluarkan. 
  2. Pelamar Formasi Cumlaude,lulusan Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta terakreditasi A/Unggul dan program studi yang terakreditasi A/Unggul pada saat lulus dan dibuktikan dengan keterangan lulus cumlaude pada ijazah atau transkrip nilai. 
  3. Pelamar Formasi Putra/Putri Papua dan Papua Barat, memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2.75 (dua koma tujuh lima) skala 4.00 (empat koma nol) bagi lulusan Perguruan Tinggi Negeri atau swasta dengan program studi yang terakreditasi minimal B/Sangat Baik dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) pada saat ijazah tersebut dikeluarkan. 

IV. TATA CARA PENDAFTARAN CPNS BNP2TKI

Proses pendaftaran melalui 2 (dua) tahap sebagai berikut:

1) Pendaftaran Online

Langkah-langkah Pendaftaran Online:
  • Melakukan registrasi Online melalui situs https://sscn.bkn.go.id mulai tanggal 11 September 2017 dan ditutup pada tanggal 25 September 2017 Pukul 23.59 WIB dengan mengisi form yang telah disediakan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk/Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Keluarga (KK) (harap mencatat dan menyimpan dengan baik user name dan password pada saat registrasi); 
  • Mencetak tanda bukti pendaftaran Online.
2) Pengiriman berkas lamaran via pos

1. Setelah melakukan registrasi online dan mendapatkan Kartu Pendaftaran Registrasi Online, pelamar wajib menyampaikan surat lamaran tertulis dengan melampirkan:

a. Dokumen (print out) tanda bukti Pendaftaran Online;
b. Surat lamaran ditulis tangan dengan tinta hitam dan ditandatangani di atas materai Rp 6.000. Tanggal surat lamaran disesuaikan dengan tanggal pada saat melakukan registrasi online pada SSCN BKN yaitu di antara tanggal 11 s.d. 25 September 2017;
c. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk atau surat keterangan telah melakukan rekaman data kependudukan yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang (Cap Basah);
d. Fotokopi Ijazah dan Transkrip Nilai yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang (Cap Basah). Keterangan Akreditasi yang tidak tercantum dalam Ijazah, dibuktikan dengan surat keterangan dari Fakultas yang menunjukkan Perguruan Tinggi/Program Studi Pelamar terakreditasi sesuai persyaratan pelamar dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) pada saat ijazah tersebut dikeluarkan.
e. Untuk Pelamar Formasi Putra/Putri Papua dan Papua Barat melampirkan fotokopi Ijazah SD. Ijazah SLTP dan Ijazah SLTA sebagai bukti menamatkan sekolah di wilayah Papua/Papua Barat, atau fotokopi Akte kelahiran atau Kartu Keluarga atau Asli Surat Keterangan dari Kelurahan/Kepala Desa yang menerangkan bahwa pelamar dari Papua/Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (Bapak);
f. Pas foto terbaru ukuran 4x 6 sebanyak 2 (dua) lembar (latar belakang wama merah), dengan menuliskan nomor registrasi online dan nama pelamar di belakang foto tersebut.
g. Mengisi surat pernyataan yang ditandatangani di atas materai Rp 6.000,- (format surat pernyataan dapat diunduh di laman https://sscn.bkn.go.id);

2. Dokumen tersebut disusun ke dalam map wama Biru untuk Pelamar dengan kualifikasi pendidikan S-l dan map warna Merah untuk Pelamar dengan kualifikasi pendidikan D-III, kemudian dimasukkan ke dalam amplop dan di sudut kanan atas ditulis Nama Jabatan dan Jenis Fonnasi yang dilamar. Selanjutnya dikirimkan ke Panitia Seleksi melalui Pos yang ditujukan kepada Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian BNP2TKI selaku Ketua Panitia Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) BNP2TKI Tahun 2017 ke PO BOX 4267JKTM 12700.

Batas waktu penerimaan pada PO BOX paling lambat tanggal 25 September 2017.

V. TAHAPAN SELEKSI CPNS BNP2TKI

Seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil BNP2TKI Tahun Anggaran 2017 dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:

1. Seleksi Administrasi;
2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan Computer Assisted Test (CAT);
3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), terdiri dari:

a. Tes Potensi Akademis dengan bobot 60%;
b. Tes Bahasa Inggris dengan bobot 40%;

VI. SISTEM KELULUSAN CPNS BNP2TKI

1. Kelulusan Seleksi Administrasi

a. Didasarkan pada verifikasi dokumen dari berkas lamaran yang diterima Panitia Seleksi CPNS BNP2TKI;
b. Pelamar yang dinyatakan lulus Seleksi Administrasi berhak untuk mengikuti SKD dengan Computer Assisted Tesi (CAT) pada lokasi yang akan ditentukan dalam pengumuman kelulusan Seleksi Administrasi;
c. Kelulusan Seleksi Administrasi akan diumumkan pada laman www.bnp2tki.go.id dan https://sscn.bkn.go.id;
d. Pelamar yang dinyatakan lulus Seleksi Administrasi wajib mencetak kartu peserta ujian pada laman https://sscn.bkn.go.id.

2. Kelulusan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

a. Kelulusan SKD didasarkan pada nilai passing grade yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi;
b. Peserta yang lulus SKD sebanyak 3 (tiga) kali jumlah formasi berdasarkan ranking tertinggi SKD dan selanjutnya berhak mengikuti SKB.

3. Integrasi Nilai SKD dan SKB

Nilai SKD dan SKB diintegrasikan berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

4. Kelulusan Akhir

a. Hasil seleksi akhir ditentukan berdasarkan nilai akhir dari hasil integrasi nilai SKD dan SKB dengan bobot SKD sebesar 40% dan SKB sebesar 60%;
b. Pelamar dengan ranking tertinggi sesuai jumlah fonnasi dinyatakan lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil.

VII. JADWAL SELEKSI CPNS BNP2TKI


VIII. LAIN-LAIN
  1. Tempat pelaksanaan seleksi tersentralisasi di wilayah DKI Jakarta. 
  2. Biaya transportasi dan akomodasi selama mengikuti seleksi ditanggung oleh pelamar. 
  3. Terhadap pelamar yang tidak hadir/tidak mampu mengikuti tahapan seleksi dengan alasan apapun pada waktu dan tempat yang ditetapkan dinyatakan GUGUR. 
  4. Apabila terdapat pelamar yang dinyatakan lulus kemudian mengundurkan diri/digugurkan dengan alasan yang sah maka panita dapat menggantikan dengan pelamar yang memiliki peringkat terbaik di bawahnya berdasarkan hasil keputusan rapat. 
  5. Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil BNP2TKI tidak dipungut biaya dan Panitia tidak bertanggung jawab apabila terjadi pungutan dari pihak lain yang mengatasnamakan Panitia. 
  6. Surat lamaran yang sudah masuk ke Panitia, dengan alasan apapun tidak dapat diminta kembali, oleh karenanya Panitia tidak melayani permintaan kembali atas berkas lamaran baik langsung maupun tidak langsung.
  7. Kelulusan pelamar pada setiap tahapan tes ditentukan oleh kemampuan dan kompetensi pelamar. Apabila ada pihak/oknum yang menawarkan jasa dengan menjanjikan untuk dapat diterima menjadi CPNS di lingkungan BNP2TKI dengan meminta imbalan tertentu, maka perbuatan tersebut adalah PENIPUAN dan Panitia tidak bertanggung jawab atas perbuatan pihak/oknum tersebut.Kepada para pelamar, keluarga dan masyarakat dilarang memberikan sesuatu dalam bentuk apapun yang dilarang dalam peraturan perundang-undangan terkait pelaksanaan seleksi CPNS BNP2TKI. 
  8. Apabila pelamar memberikan data/keterangan yang tidak sesuai/ tidak benar, dan di kemudian hari diketahui, baik pada setiap tahapan seleksi, maupun setelah diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil/Pegawai Negeri Sipil, BNP2TK1 berhak membatalkan kelulusan tersebut dan/atau memberhentikan sebagai CPNS/PNS di lingkungan BNP2TKI, menuntut ganti rugi atas kerugian negara yang terjadi akibat keterangan yang tidak benar tersebut, dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku. 
  9. Keputusan Panitia Seleksi tidak dapat diganggu gugat. 
  10. Informasi terkait dengan pelaksanaan Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil BNP2TKI Tahun 2017 diumumkan melalui website: www.bnp2tki.go.idatau httns://sscn.hkn.go.id. Keterlambatan informasi yang disebabkan kelalaian peserta, tidak menjadi tanggung jawab Panitia. 
  11. Untuk pelayanan pengaduan dan penjelasan informasi terkait pelaksanaan Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil BNP2TKI Tahun 2017 dapat menghubungi via email di ropeg@bnp2tki.go.id atau dapat mengakses fitur FAQ di laman https://sscn.bkn.go.id
Download

0 comments:

Post a Comment