Jadwal dan Lokasi SKD Badan Intelijen Negara (BIN)

Jadwal dan Lokasi SKD BIN
Dalam rangka pelaksanaan Registrasi dan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Penerimaan CPNS BIN TA 2017, dengan ini diberitahukan kepada pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi sebagaimana yang tercantum dalam Pengumuman Nomor: Peng-24/X/2017 tanggal 2 Oktober 2017 tentang Hasil Seleksi Administrasi Penerimaan CPNS BIN TA 2017, hal-hal sebagai berikut:

A. REGISTRASI.

1. Pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, wajib mencetak Kartu Peserta dengan login pada akun SSCN masing-masing.
2. Pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, wajib melakukan Registrasi (tidak boleh diwakilkan), dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Jadwal dan waktu : dapat dilihat di laman www.bin.go.id (Lampiran-I) atau email masing-masing pendaftar.
b. Tempat : Aula Mawar Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Jl. Mayjen Sutoyo No. 12, Cililitan, Jakarta Timur.
c. Kelengkapan berkas yang dibawa saat Registrasi:
1) Kartu peserta yang diunduh dari akun SSCN.
2) Asli Kartu Tanda Penduduk, Surat Keterangan Dukcapil atau KK.
3) Surat lamaran sesuai format yang telah ditentukan.
4) Ijazah asli dan 1 lembar fotokopi yang telah dilegalisir.
5) Transkrip nilai asli dan 1 lembar fotokopi yang telah dilegalisir.
6) Sertifikat akreditasi universitas/lembaga pendidikan dan Program Studi/Jurusan.
7) Surat keterangan belum pernah menikah dari Lurah/Kepala Desa.
8) Khusus pelamar jenis formasi Putra/i Papua dan Papua Barat, membawa foto kopi legalisir ijazah SD s.d. SMA atau Akte kelahiran, KTP Bapak kandung, dan surat keterangan hubungan keluarga dari Lurah/Kepala Desa.

d. Berpakaian rapi dan sopan, menggunakan kemeja putih lengan panjang, celana/rok warna hitam (tidak berbahan jeans), dan sepatu pantofel warna hitam (bukan sepatu kets atau sneaker).

B. SELEKSI KOMPETENSI DASAR (SKD).

1. Pelaksanaan:
a. Jadwal dan waktu : dapat dilihat di laman www.bin.go.id (Lampiran-II) atau email masing-masing pendaftar.
b. Tempat : Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Jl. Mayjen Sutoyo No. 12, Cililitan, Jakarta Timur.

2. Kepada peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), agar memperhatikan hal- hal sebagai berikut:
a. Hadir 120 menit (2 jam) sebelum pelaksanaan SKD dimulai untuk masing-masing sesi.
Catatan:
Masing-masing peserta terbagi dalam hari, tanggal, waktu dan sesi yang berbeda, sehingga masing-masing peserta agar memperhatikan jadwal, waktu dan sesi yang telah ditentukan sesuai yang tercantum pada laman www.bin.go.id (Lampiran II) atau email masing-masing peserta.
b. Berpakaian rapi dan sopan, menggunakan kemeja putih lengan panjang, celana/rok warna hitam (tidak berbahan jeans), dan sepatu pantofel warna hitam (bukan sepatu kets atau sneaker).
c. Membawa Kartu Peserta yang telah dilegalisir oleh Panitia pada saat Registrasi.
d. Membawa kartu identitas diri (KTP, Surat Keterangan Dukcapil, KK atau identitas lainnya).
e. Mematuhi tata tertib pelaksanaan SKD yang ditetapkan oleh Panitia.

C. LAIN-LAIN.

1. Kelulusan SKD dan jadwal Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) akan diberitahukan pada tanggal 23 Oktober 2017 melalui laman www.bin.go.id.
2. Jumlah peserta yang mengikuti SKB paling banyak 3 (tiga) kali jumlah kebutuhan pada masing-masing jabatan berdasarkan peringkat nilai SKD (sesuai Peratuan Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2017).
3. Keputusan Panitia tidak dapat diganggu gugat dan bersifat mutlak atas hasil seleksi termasuk berwenang menyatakan tidak diterima/dibatalkan/ digugurkan menjadi calon CPNS BIN walaupun telah dinyatakan lulus namun dikemudian hari terbukti terdapat persyaratan yang tidak benar/tidak sah.
4. Kelalaian peserta dalam membaca dan memahami pemberitahuan ini menjadi tanggung jawab peserta.
5. Proses seleksi tidak dipungut biaya.

Lampiran :


Hasil Seleksi Administrasi BIN

Berdasarkan hasil Keputusan Rapat Panitia Seleksi CPNS Badan Intelijen Negara Tahun 2017, dengan ini diumumkan daftar pelamra yang dinyatakan lulus seleksi administrasi sebagai berikut :


Pengumuman CPNS BIN 2017

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 80 Tahun 2017 tanggal 31 Agustus 2017 tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil Badan Intelijen Negara Tahun Anggaran 2017, Badan Intelijen Negara (BIN) memberikan kesempatan kepada Warga Negara Indonesia yang berminat dan memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) BIN TA 2017.

I. UNIT KERJA YANG MENDAPATKAN ALOKASI FORMASI (ALOKASI PENEMPATAN).

1. Sekretariat Utama.
2. Inspektorat Utama.
3. Deputi Bidang Intelijen Luar Negeri.
4. Deputi Bidang Intelijen Dalam Negeri.
5. Deputi Bidang Kontra Intelijen.
6. Deputi Bidang Intelijen Ekonomi.
7. Deputi Bidang Intelijen Teknologi.
8. Deputi Bidang Komunikasi dan Informasi.
9. Deputi Bidang Analisis dan Produksi Intelijen.
10. Badan Intelijen di Daerah (Binda).
11. Pusat Pembinaan Profesi Intelijen.
12. Pusat Pendidikan dan Pelatihan.

II. JABATAN, KUALIFIKASI PENDIDIKAN DAN JUMLAH JENIS FORMASI CPNS BIN 2017





III. KRITERIA PELAMAR.


1. Kebutuhan dari masing-masing jabatan diperuntukkan bagi pelamar dengan kriteria:

a. Cumlaude adalah pelamar lulusan terbaik (cumlaude/dengan pujian) dari Perguruan Tinggi terakreditasi A/Unggul dan Program Studi terakreditasi A/Unggul pada saat lulus dan dibuktikan dengan lulus cumlaude/dengan pujian pada ijazah atau transkrip nilai.
b. Disabilitas adalah pelamar yang menyandang disabilitas/berkebutuhan khusus dengan kriteria mampu melakukan tugas seperti menganalisa, mengetik, menyampaikan buah pikiran, dan berdiskusi.
c. Putra/Putri Papua dan Papua Barat adalah pelamar dengan kriteria:

1) Menamatkan pendidikan SD, SMP dan SMA di wilayah Papua/Papua Barat yang dibuktikan dengan foto kopi ijazah SD s.d. SMA yang telah dilegalisir atau
2) Berdasarkan garis keturunan orang tua (Bapak) asli Papua/Papua Barat, dibuktikan dengan :

a) Akte lahir;
b) KTP bapak kandung;
c) Surat keterangan hubungan keluarga dari kelurahan/kepala desa.

d. Umum adalah pelamar yang tidak termasuk kriteria sebagaimana huruf a, b, dan c di atas.

2. Pelamar sebagaimana angka 1 di atas, wajib memenuhi persyaratan pelamaran sebagaimana dalam pengumuman ini.

II. PERSYARATAN PELAMARAN.

1. Persyaratan Umum.

a. Warga Negara Indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila dan UUD 1945 serta Negara dan Pemerintah Republik Indonesia.
b. Belum pernah menikah, dibuktikan dengan melampirkan surat keterangan belum menikah dari Luran/Kepala Desa setempat (Berdasarkan Perka BIN Nomor 06 Tahun 2013).
c. Usia per 1 Desember 2017 (dihitung sejak tanggal lahir yang terdapat pada ijazah yang digunakan untuk melamar), dengan ketentuan:

1) Untuk pelamar D.III, minimal 20 tahun dan maksimal 24 tahun 0 bulan 0 hari;
2) Untuk pelamar S.1, minimal 20 tahun dan maksimal 28 tahun 0 bulan 0 hari;
3) Untuk pelamar S.2, minimal 20 tahun dan maksimal 30 tahun 0 bulan 0 hari;

d. Pelamar D.III, S.1 dan S.2 untuk jenis formasi umum, disabilitas dan Putra/Putri Papua dan Papua Barat, dengan kriteria:

1) Bagi lulusan Perguruan Tinggi Negeri, IPK (skala 4) minimal 3,00 (tiga koma nol nol), dengan akreditasi perguruan tinggi dan program studi minimal B (pada saat lulus).
2) Bagi lulusan Perguruan Tinggi Swasta, IPK (skala 4) minimal 3,30 (tiga koma tiga nol), dengan akreditasi perguruan tinggi dan program studi minimal B (pada saat lulus).

e. Pelamar yang berasal dari perguruan tinggi luar negeri, harus terakreditasi dan/atau telah mendapat penyetaraan dari Kemenristekdikti.

f. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

g. Tidak berkedudukan sebagai CPNS/PNS, calon anggota/anggota TNI/Polri, anggota dan/atau pengurus partai politik.

h. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/anggota TNI/Polri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.

i. Memiliki latar belakang pendidikan, kecakapan, keahlian dan keterampilan yang diperlukan, diutamakan memiliki jaringan yang luas atau pengalaman berorganisasi, baik di bidang akademis maupun organisasi kemasyarakatan.

j. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum yang tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih.

k. Sehat jasmani rohani, tidak buta warna dan jika berkacamata maksimal +(plus)/-(minus) 1,0.

l. Tinggi badan bagi pria minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm dengan berat badan ideal.

m. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.

2. Persyaratan Administrasi

a. Persyaratan yang diunggah di laman https://sscn.bkn.go.id:

1) Surat lamaran ditulis tangan dengan tinta warna hitam dan ditandatangani pelamar di atas materai Rp.6.000.- (format surat lamaran dapat diunduh di laman https://sscn.bkn.go.id).
2) Foto kopi ijazah yang telah dilegalisir oleh pejabat berwenang (surat keterangan kelulusan/ijazah sementara tidak berlaku).
3) Foto kopi transkrip nilai yang telah dilegalisir oleh pejabat berwenang.
4) Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Surat Keterangan telah melakukan rekaman kependudukan yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).
5) Pas foto berwarna terbaru dengan latar belakang merah, ukuran 4x6 cm.
6) Surat keterangan belum pernah menikah dari Lurah/Kepala Desa.
7) Khusus pelamar jenis formasi Putra/Putri Papua dan Papua Barat, wajib menyertakan:

a) Foto kopi ijazah SD s.d SMA yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang, atau
b) Akte lahir, KTP bapak kandung, dan Surat Keterangan hubungan keluarga dari Lurah/Kepala Desa.

8) Kartu pendaftaran SSCN 2017.

b. Persyaratan yang harus dilengkapi setelah kelulusan akhir:

1) Seluruh persyaratan yang diunggah di laman https://sscn.bkn.go.id.
2) Daftar Riwayat Hidup (cantumkan nomor telepon yang mudah dihubungi dan e-mail yang aktif).
3) Pas foto berwarna terbaru ukuran 3 x 4 cm = 4 lembar dan 4 x 6 cm = 4 lembar.
4) Akte kelahiran.
5) Surat keterangan sehat jasmani &jiwa yang dinyatakan dengan surat keterangan dokter.
6) Surat keterangan bebas narkoba dari Rumah Sakit Pemerintah.
7) Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku.
8) Surat Pernyataan (format surat pernyataan dapat diunduh di laman https://sscn.bkn.go.id) yang berisi :

a) Bersedia tidak menikah selama menjadi CPNS BIN.
b) Tidak akan menikah dengan seseorang berkewarganegaraan asing atau tanpa kewarganegaraan.
c) Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI atau negara lain.
d) Bersedia mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

9) Surat Pernyataan (format surat pernyataan dapat diunduh di laman https://sscn.bkn.go.id) yang berisi :

a) Dokumen yang disampaikan dalam pendaftaran CPNS BIN adalah benar.
b) Tidak pernah menggunakan dan/atau mengedarkan segala bentuk & jenis narkoba.

III. TATA CARA PENDAFTARAN.

1. Pendaftaran dan unggah dokumen persyaratan dilakukan secara online melalui laman https://sscn.bkn.go.id dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pelamar pada Kartu Tanda Penduduk (KTP)/NIK pelamar pada Kartu Keluarga (KK) dan NIK Kepala Keluarga atau NIK pelamar dan Nomor KK.

2. Waktu pendaftaran dan unggah dokumen persyaratan dimulai tanggal 11 s.d. 25 September 2017 (ditutup pukul 23.59 WIB).

3. Pelamar hanya dapat mendaftar pada 1 (satu) instansi dengan pilihan 1 (satu) formasi.

4. Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi akan diumumkan melalui laman http://www.bin.go.id pada tanggal 30 September 2017.

5. Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi dapat mencetak kartu peserta ujian secara online melalui laman https://sscn.bkn.qo.id mulai tanggal 2 s.d. 6 Oktober 2017.

IV. TAHAPAN SELEKSI.


1. Seluruh tahapan seleksi akan dilaksanakan di Jakarta.
2. Tahapan seleksi meliputi:

a. Tahap I Seleksi Administrasi.
b. Tahap II Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bobot 40%, meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).
c. Tahap III Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bobot 60%, meliputi:

- Psikotes (bobot tes 20%)
- Tes Kesehatan Jiwa (bobot tes 20%).
- Tes Kesehatan Fisik (bobot tes 20%).
- Tes Mental Ideologi tertulis dan wawancara (bobot tes 20%).
- Tes Kesamaptaan (bobot tes 10%).
- Pantukhir (bobot tes 10%).

d. Pengumuman.

V. SISTEM KELULUSAN.


1. Kelulusan SKD mengacu pada ketentuan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

2. Peserta SKB adalah peserta yang lulus SKD dan secara peringkat tidak melebihi 3 (tiga) kali jenis formasi yang dibutuhkan dalam 1 (satu) jabatan.

3. Kelulusan akhir ditentukan berdasarkan hasil integrasi SKD (bobot 40%) dan SKB (bobot 60%) sesuai ketentuan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.


VI. KETENTUAN LAIN-LAIN.

1. Pengumuman penerimaan dilakukan melalui laman https://sscn.bkn.ao.id dan http://www.bin.qo.id pada tanggal 5 s.d. 19 September 2017.

2. Peserta yang tidak hadir dan/atau tidak mampu mengikuti tahapan seleksi dengan alasan apapun pada waktu dan tempat yang ditetapkan, dinyatakan gugur.

3. Apabila terdapat peserta yang telah dinyatakan lulus dan diterima kemudian mengundurkan diri/digugurkan, maka panitia dapat mengganti dengan peserta yang memiliki peringkat terbaik di bawahnya berdasarkan hasil keputusan rapat.

4. Kelulusan peserta adalah prestasi peserta sendiri. Jika ada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan motif apapun, hal tersebut merupakan tindakan penipuan dan kepada para peserta, keluarga dan pihak lain dilarang memberikan sesuatu dalam bentuk apapun terkait pelaksanaan seleksi penerimaan CPNS Badan Intelijen Negara dan apabila diketahui akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku dan digugurkan kelulusannya.

5. Keputusan Panitia tidak dapat diganggu gugat dan bersifat mutlak atas hasil seleksi termasuk berwenang menyatakan tidak diterima/dibatalkan/digugurkan menjadi calon CPNS BIN walaupun telah dinyatakan lulus namun dikemudian hari terbukti terdapat persyaratan sebagaimana di atas yang tidak benar/tidak sah.

6. Proses seleksi tidak dipungut biaya.

7. Biaya dalam rangka mengikuti seleksi di Jakarta, menjadi tanggung jawab pelamar.

8. Berdasarkan Peraturan Kepala BIN Nomor 06 Tahun 2013 tentang Perekrutan Pegawai Badan Intelijen Negara, denda sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak akan diberlakukan bagi pelamar yang:

1) Dinyatakan lulus kemudian mengundurkan diri, sebesar Rp.25.000.000,-
2) Telah diangkat menjadi CPNS kemudian mengundurkan diri, sebesar Rp.50.000.000,-
3) Telah diangkat menjadi CPNS dan telah mengikuti Diklat Intelijen Tingkat Dasar dan Diklat lainnya kemudian mengundurkan diri, sebesar Rp.100.000.000,-

9. Pelayanan, informasi dan pengaduan terkait pelaksanaan seleksi CPNS BIN Tahun Anggaran 2017 dapat menghubungi Call Center pada hari Senin s.d. Jumat, pukul 09.00 s.d. 15.30 WIB, melalui:

1) Telepon : 021-79179626, 021-79179627 dan 021-79179628
2) Email : rekrutmen01@bin.go.id. rekrutmen02@bin.go.id, rekrutmen03@bin.go.id, rekrutmen04@bin.go.id, rekrutmen05@bin.go.id

3) FAQ : https://sscn.bkn.go.id

Download :

2 comments:

  1. Lokasi tes skd nya di gedung apa,, dan tanggal berapa jika sesuai dengan nomor ujian nya, trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika dilihat dari jadwal yang dikeluarkan BKN jadwal SKD 15 - 16 Oktober sesuai no urut, namun utk kepastiannya hubungi panitianya

      Delete