Persiapan Pemerintah Menghadapi Arus Mudik 2017

Puncak arus mudik lebaran 2017 diperkirakan jatuh pada hari Jumat tanggal 23 Juni 2017. Lalu lintas arus mudik lebaran 2017 diprediksi sedikit lebih tinggi dari pada lalu lintas Lebaran 2016 akibat adanya penambahan jalur fungsional dari Brebes Timur ke Semarang.  Sementara puncak arus balik akan terjadi pada hari Minggu 2 Juli 2017.



Pemerintah yang direpresentasikan intitusi terkait yakni PUPR, Korlantas Polri ddan Ditjen Hubdar Kemenhub telah melakukan langkah-langkah yang diperlukan dalaam rangka persiapan menghadapi arus mudik 2017.

Survei terpadu untuk melihat dan menilai persiapan infrastruktur jalan dan jalur utama mudik 2017 sudah dilaksanakan pada 19-20 Januari 2017 khusus ke Jembatan Cisomang, Jalan Tol jakarta - Pemalang serta jalur Pantura s/d Semarang. Survei terpadu selanjutnya tanggal 23-25 Februari 2017 sebagai prsiapan pelaskanaan Pengamanan Lebaran 2017 di Jalur Selatan, Tengah dan Jalur Pantura.

Poin utama persiapan Mudik lebaran 2017:
  • Pada H-30 s/d H+10 Idul Fitri 2017/1438H pekerjaan utama di badan jalan akan dihentikan dengan kondisi fungsional/baik dan akan diteruskan kembali setelah Hari Raya. Pekerjaan yang tidak signifikan menggangu arus lalu lintas pada beberapa ruas tetap berjalan sampai H-10.
  • Untuk menghindari kemacetan pada pasar tumpah, upaya-upaya sedang dan akan segera dikoordinasikan dengan kepolisian dan Pemda setempat untuk pengamanan badan jalan agar tidak dimanfaatkan kegiatan pasar.
  • Mensterilkan jalur-jalur mudik dari kegiatan-kegiatan yang dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas mudik serta meningkatkan pengamanan di daerah-daerah rawan kecelakaan.
  • Menyiapkan jalan bermarka.
  • Mempersiapkan alat-alat berat di sekitar lokasi rawan longsor.
  • Membuat "Posko Jalur Lebaran" untuk menempatkan personil piket dan alat-alat yang perbantukan kalau sewaktu2 dibutuhkan.
  • Antisipasi keluaran tol Brebes Timur dan exit tol Pemalang

0 comments:

Post a Comment