Produk Anti Nyamuk paling Ampuh: Berbentuk Semprotan dengan Aroma Mentol dan Kayu Putih

Hasil penelitian terbaru yang menyatakan produk anti obat nyamuk yang paling efektif untuk menghindari gigitan nyamuk adalah produk yang berbentuk semprotan ke kulit dengan aroma mentol dan kayu putih.

Hal ini diungkapkan para peneliti di New Mexico State University, Amerika Serikat yang dirilis dalam Journal of Insect Science edisi 16 Februari 2017. Penilitian ini merupakan hasil uji berbagai produk anti nyamuk di pasaran. Ada 25 ribu produk anti-nayamuk yang diteliti, Tidak semua produk tersebut efektif mengusir nyamuk terutama terhadap nyamuk penyebar virus zika, Aedes aegypti.



Produk dijadikan sampel penelitian antara lain pengusir nyamuk berupa speaker atau gelang yang dipakai banyak orang. Cara kerja alat ini dengan mengeluarkan bunyi atau aroma yang tidak disukai nyamuk.

Selain itu obat nyamuk elektrik yang mengeluarkan uap beraroma yang tak disukai nyamuk, Produk lainnya cairan anti-nyamuk dalam bentuk semprotan dan lilin. Semuanya mengandung ekstrak aroma serai, mentol, dan kayu putih.

Obat nyamuk bakar dan pestisida tidak termasuk dalam penelitian.

Dalam penelitian ini Tim membuat sebuah tempat yang mirip halaman belakang rumah dengan sarang nyamuk di salah satu sudutnya. Relawan yang terlibat dalam penelitian duduk di titik tersebut.

Ilmuwan kemudian menghitung berapa nyamuk yang bergerak ke arah mereka. Uji coba ini diulang beberapa kali dengan jenis obat nyamuk berbeda. Hasilnya, meski sudah menggunakan obat nyamuk, para relawan masih mendapat serangan 50- 125 ekor nyamuk.

Cairan anti nyamuk semprot yang mengandung kayu putih dan mentol lebih efektif ketimbang asap dari lilin yang mengandung serai . Namun tidak dijelaskan seberapa efektif obat nyamuk dengan kandungan kayu putih dan mentol.

Hasil ini cukup mengagetkan karena selama ini aroma serai lebih dikenal sebagai pengusir nyamuk meski efektifitasnya hanya bertahan 20-30 menit jika dalam bentuk cair. Studi lainnya juga menyatakan minyak serai mungkin bisa mengusir nyamuk sampai dua jam jika tidak diencerkan sama sekali.

Namun inti penelitian ini adalah sebagian besar produk anti-nyamuk di pasaran diketahui tidak bisa melindungi kon sumen dari Aedes aegypti (penyebar demam kuning, demam berdarah, chikungunya, dan zika.)


Hal tersebut sangat masuk akal, karena menurut tim peneliti nyamuk Aedes aegypti sangat agresif. Perkembangan mutasi genetikanya begitu cepat. Selain itu nyamuk ini sulit di kontrol dan memiliki ketahanan terhadap produk anti-nyamuk yang umum di pasaran.

Jadi masyarakat ketika membeli obat anti nayamuk disarankan agar memilih produk berbentuk semprotan dengan aroma mentol atau kayu putih.

0 comments:

Post a Comment