Peringkat Universitas Indonesia Versi QS Terbaru

Peringkat Universitas Indonesia Versi QS Terbaru

Lembaga pemeringkat perguruan tinggi dunia Quacquarelli Symonds (http://www.qs.com) per Juni 2016 merilis hasil survei peringkat universitas Asia 2016.

Terdapat 11 perguruan tinggi Indonesia yang masuk dalam daftar :

No.Ranking Asia 2016Perguraan Tinggi
167Universitas Indonesia (Jakarta)
286Institut Teknologi Bandung (Bandung)
3105Universitas Gadjah Mada (Jogjakarta)
4190Universitas Airlangga (Surabaya)
5191Institut Pertanian Bogor (IPB)
6199Universitas Padjadjaran (Bandung)
7231-240Universitas Diponegoro (Semarang)
8251-300Institut Teknologi Sepuluh Nopember (Surabaya)
9251-300Universitas Muhammadiyah Surakarta (Solo)
10301-350Universitas Brawijaya (Malang)
11301-350Universitas Bina Nusantara (Jakarta)


Penetapan peringkat perguruan tinggi didasarkan pada hasil riset Quacquarelli Symonds dengan menggunakan 9 indikator untuk menyusun peringkat 350 universitas Asia 2016.
  1. Reputasi akademis (bobot 30%). Survei dilakukan ke kalangan akademisi kampus di setiap jurusan/pogram studi untuk mengukur kekuatan jurusan/program studi tersebut
  2. Reputasi karyawan (bobot 10%). Mensurvei karyawan administrasi perguruan tinggi untuk mengukur kualitas layanan administasi perguruan tinggi.
  3. Rasio fakultas/mahasiswa (bobot 20%). Dihitung dari rasio jumlah dosen dengan jumlah mahasiswa yang lulus dari setiap program studi di perguruan tinggi
  4. Penghargaan hasil riset (bobot 15%). Indikatornya adalah jumlah riset ilmiah perguruan tinggi yang mendapatkan penghargaan sebagai tolok ukur reputasi karya ilmiah tersebut, yang dianalisis dengan program Scopus.
  5. Jumlah riset ilmiah per fakultas (bobot 15%). Dengan menggunakan aplikasi Scopus, jumlah riset ilmiah per fakultas dikalkulasi menjadi skor dengan bobot penilaian 15%.
  6. Proporsi fakultas internasional (2,5%) dan .Indikator ini menganalisis jumlah program studi internasional yang ada di perguruan tinggi tersebut. 
  7. Proporsi mahasiswa internasional (2,5%). pengukuran jumlah mahasiswa program studi internasional itu dilihat dari rasio jumlah mahasiswa internasional dibandingkan dengan pegawai administrasi PT sebagai penentu kualitas layanan administrasi program studi internasional tersebut.
  8. Proporsi pertukaran mahasiswa ke luar negeri (2,5%) dan 
  9. Proporsi penerimaan pertukaran mahasiswa dari luar negeri.

0 comments:

Post a Comment